Koreksi dan Penarikan Kembali (Correction and Retraction)

Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam berkomitmen menjaga keakuratan dan integritas catatan ilmiah. Kebijakan ini mengatur penanganan artikel terbit yang mengandung kekeliruan atau pelanggaran, dan mengacu pada COPE Retraction Guidelines.

This policy governs corrections, expressions of concern and retractions of published articles, following COPE guidance. The purpose of a retraction is to correct the literature and maintain its integrity, not to punish authors.

A. Jenis Tindakan (Types of Action)

  1. Koreksi (Correction/Erratum/Corrigendum): untuk kesalahan yang tidak mengubah kesimpulan utama, misalnya salah penulisan nama atau afiliasi, tabel atau gambar yang keliru, kesalahan rujukan, atau data yang tidak mengubah temuan inti.
  2. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern): diterbitkan bila ada dugaan serius mengenai keandalan artikel tetapi bukti belum cukup, penyelidikan belum selesai, atau informasi belum bisa diperoleh.
  3. Penarikan Kembali (Retraction): dilakukan bila editor tidak lagi yakin dengan hasil dan kesimpulan artikel.
  4. Penghapusan (Removal): hanya dalam kasus yang sangat terbatas, misalnya konten melanggar hukum, mencemarkan nama baik, melanggar privasi, atau membahayakan. Notifikasi tetap diterbitkan.

B. Alasan Penarikan Kembali (Grounds for Retraction)

Artikel dapat dipertimbangkan untuk ditarik apabila:

  • Terdapat bukti jelas adanya kesalahan besar, ketidakwajaran data atau gambar, atau fabrikasi dan falsifikasi yang membuat temuan tidak dapat diandalkan.
  • Terdapat plagiarisme, atau penggunaan ide, teks, dan data tanpa atribusi atau izin yang semestinya.
  • Artikel merupakan publikasi ganda atau berulang tanpa pembenaran dan pemberitahuan.
  • Terdapat pelanggaran kepengarangan atau identitas penulis fiktif.
  • Penelitian dilakukan secara tidak etis, termasuk tanpa persetujuan partisipan atau izin yang diperlukan.
  • Proses penelaahan sejawat dimanipulasi, atau terdapat konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dan dapat memengaruhi interpretasi atau rekomendasi.
  • Terdapat manipulasi sitasi atau penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang tidak diungkapkan dan memengaruhi keandalan isi.

Penarikan tidak sesuai dilakukan bila informasi belum memadai; dalam keadaan itu jurnal dapat menerbitkan Expression of Concern.

C. Siapa yang Memutuskan (Decision Authority)

Keputusan akhir untuk mengoreksi atau menarik artikel ada pada Pemimpin Redaksi dengan masukan dewan editor. Penerbit dan pengelola jurnal dapat membantu penyelidikan. Bila Pemimpin Redaksi memiliki konflik kepentingan, keputusan diambil oleh editor atau pihak independen lain.

D. Prosedur (Procedure)

  1. Laporan diterima dari pembaca, penulis, mitra bestari, atau pihak lain (lihat prosedur dugaan pelanggaran), atau ditemukan oleh editor sendiri.
  2. Editor menilai laporan dan memberi tahu penulis korespondensi untuk menanggapi dalam waktu wajar.
  3. Bila perlu, editor meminta pendapat pakar independen atau institusi afiliasi penulis.
  4. Editor memutuskan: tidak ada tindakan, koreksi, expression of concern, atau retraction.
  5. Keputusan dikomunikasikan kepada penulis dan pelapor, lalu notifikasi diterbitkan.

Pemberitahuan retraction diterbitkan secepatnya setelah editor yakin bahwa artikel memenuhi kriteria penarikan. Bila penentuan memakan waktu, jurnal dapat menerbitkan Expression of Concern terlebih dulu.

E. Isi Notifikasi (Content of Notices)

Setiap notifikasi koreksi, expression of concern, atau retraction:

  • Ditautkan ke artikel terkait dan sebaliknya, serta dapat diakses bebas oleh semua pembaca.
  • Memuat judul, nama penulis, DOI, dan identitas jurnal.
  • Menjelaskan secara jelas alasan dan siapa yang mengambil tindakan (editor, penulis, atau penerbit).
  • Bersifat objektif, faktual, dan tidak bernada menuduh.

F. Tindakan pada Artikel yang Ditarik (Handling Retracted Articles)

Artikel yang ditarik tetap tersedia pada situs jurnal dengan tanda "RETRACTED" yang jelas pada tiap halaman PDF dan halaman artikel, agar tidak disitasi tanpa pengetahuan statusnya. Metadata artikel diperbarui, dan jurnal memberi tahu layanan pengindeks serta penyedia DOI (Crossref) bila relevan.

G. Permintaan Penarikan oleh Penulis (Author-requested Retraction)

Penulis yang menemukan kesalahan serius pada artikelnya wajib segera memberi tahu editor melalui jurnal.dirasah@ibi.ac.id. Jurnal akan menilai permintaan tersebut dan menerbitkan koreksi atau retraction sesuai tingkat kesalahannya. Penarikan sukarela atas kesalahan yang tidak disengaja dipandang sebagai tindakan yang bertanggung jawab.

H. Penarikan Massal (Batch Retractions)

Bila terdapat bukti manipulasi sistematis proses publikasi (misalnya jasa penulisan naskah massal atau paper mill), jurnal dapat menarik beberapa artikel sekaligus setelah penyelidikan menyeluruh.

I. Rujukan (References)