GREEN ECONOMY DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: INTEGRASI MAQĀṢID AL-SHARI‘AH DAN ETIKA LINGKUNGAN
Abstract
Krisis ekologi global yang disebabkan oleh paradigma ekonomi kapitalistik menuntut lahirnya model pembangunan alternatif yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, ekonomi Islam menawarkan paradigma green economy Islam yang berakar pada nilai-nilai maqāṣid al-sharī‘ah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara prinsip maqāṣid al-sharī‘ah dan konsep green economy dalam membentuk sistem ekonomi berwawasan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur terhadap karya-karya ilmiah dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perluasan prinsip maqāṣid, khususnya ḥifẓ al-bi’ah, berperan penting dalam membangun kerangka etis dan teologis bagi penerapan ekonomi hijau Islam. Implementasinya dapat dilihat pada instrumen keuangan syariah seperti green sukuk, eco-waqf, serta penerapan etika konsumsi dan produksi berkelanjutan. Integrasi ini tidak hanya memperkuat relevansi ekonomi Islam terhadap isu-isu lingkungan global, tetapi juga menegaskan fungsi spiritual manusia sebagai khalifah dalam menjaga keseimbangan alam. Implikasinya, paradigma green economy Islam dapat menjadi landasan konseptual bagi perumusan kebijakan ekonomi berkelanjutan berbasis maqāṣid, sekaligus memperkaya epistemologi ekonomi Islam dalam menghadapi tantangan ekologi modern.


2.png)




